SMA NEGERI 2 KOTA KEDIRI

Sekolah Favorit di Kota Kediri, Alumninya tersebar di pucuk pimpinan Indonesia

MAN KEDIRI II KOTA KEDIRI

Sekolah agama favorit di kota kediri bercirikan live skill

Monumen Gumul Kediri

Tempat Wisata Kabupaten Kediri yang indah dan menarik

Peta Kota Kediri

Kediri terletak antara kabupaten Jombang, Blitar, Tulung Agung dan Nganjuk

Wisata Gunung Klothok Kediri

Gua Selomangleng, Pemandian dan tempat bermain anak-anak

Senin, 11 Agustus 2014

Wisata Wilis

Gunung Wilis adalah sebuah gunung non-aktif yang terletak di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Gunung Wilis memiliki ketinggian 2563 meter diatas permukaan laut (mdpl), serta puncaknya berada di perbatasan antara enam kabupaten yaitu Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek. Gunung Wilis mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Obyek wisata Gunung Wilis yang paling banyak adalah air terjun, namun belum begitu dikembangkan hingga saat ini. Beberapa tempat pariwisata yang kini mulai dikembangkan dan mulai dikenal masyarakat sekitar Kediri adalah Air Terjun Ironggolo, Air Terjun Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo, Kediri. Dan juga Gereja Batu Puhsarang yang terletak di Kecamatan Semen, Kediri.
Air Terjun Ironggolo dan Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo biasa dikunjungi tak hanya warga Kediri, tetapi juga warga dari kota lain untuk melepaskan penat. Terletak di dataran tertinggi yang bisa ditempuh oleh kendaraan baik dari arah Mojo maupun Semen, membuat Kawasan Wisata Desa Besuki menjadi tujuan wisata terbaik untuk menghirup udara segar pegunungan. Kedua tempat wisata ini bisa ditempuh dalam kurun waktu 30-45 menit melalui jalur darat, baik dari jalur Mojo maupun Semen.
Daerah perbukitan Gunung Wilis pernah dilalui oleh Jendral Sudirman, sebelum melakukan Serangan Sebelas Maret ke Yogyakarta.

Pendakian

Pendakian Gunung Wilis dari arah timur dapat dimulai melalui Kabupaten Kediri tepatnya Kecamatan Mojo. Jalan menuju ke puncak gunung Wilis sudah dibangun memadai melalui Mojo. Selain pendakian melalui Kecamatan Mojo, menuju ke puncak juga bisa melalui Kecamatan Semen. Jalan alternatif baru yang dibangun oleh pihak pemerintah Kediri sangat memadai, dengan luas jalan yang bisa dilalui oleh 2 mobil. Sementara itu dari arah selatan Gunung Wilis dapat didaki dari Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Apabila ingin mencapai Gunung Wilis dari arah utara, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Nganjuk, sementara dari arah barat, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Ponorogo atau Kabupaten Madiun.

Pegunungan Wilis

Menurut Peta OTF Fist Editions AMS 1 (tahun 1942) Prepared under the direction of the Chief of Engineers U.S.Army: Puncak tertinggi pegunungan ini adalah puncak G. Ngliman 2562 m dpl. Pada puncak gunung inilah secara de facto merupakan perbatasan dari empat (4) kabupaten: Kediri, Nganjuk, Ponorogo, dan Tulungagung. Gunung yang berada di kawasan Pegunungan Wilis mencakup 6 kabupaten adalah sebagai berikut:
  1. Di wilayah Kediri: Pk. G. Cemorokandang 2256 m, pk. G. Malang 1860 m, pk. G. Watubangil 2196 m, pk. G. Obeng-obeng 1993 m, pk. G. Kendil 1887 m, dan pk. G. Argoklono 1772 m.
  2. Di wilayah Nganjuk: Pk. G. Jogopogo 2220 m, pk. G. Wilis Wilboz 2330 m, pk. G. Tapan sewelas 1283 m, pk. G. Mloloseketip 1270 m, pk. G. Lekerasu 1290 m, dan pk. G. Cumpleng 1375 m.
  3. Di wilayah Madiun: Pk. G. Bendo 1170 m, pk. G. Manyutan 1565 m, pk. G. Bulur 852 m, pk. G. Kayurubung 1518 m, pk. G. Kemamang, 1463 m, dan pk. G. Seklajar 1295 m.
  4. Di wilayah Ponorogo: Pk. G. Dorowati 2207 m, pk. G. Merning 2204 m, pk. G. Argo Tawang 2284 m, pk. G. Tugel 2174 m, pk. G. Argo Kalang 2142 m, pk. G. Wilis Zuid 1850 m, pk. G. Dudha Karim 1894 m, pk. G. Jeding 1612 m, pk. G. Tumpak Candu 1602 m, pk. G. Gayungan 1266 m, pk. G. Beser 1328 m, pk. G. Patuk Banteng 1630 m, pk. G. Wader Gandul 1405 m, pk. G. Banyon 1175 m, pk. G. Picis 1170 m, pk. G. Segogor 1181 m, dan pk. G. Kemlandingan 1379 m.
  5. Di wilayah Trenggalek: Pk. Ngrembes 1332 m dan pk. G. Sangku 1890 m.
  6. Di wilayah Tulungagung: Pk. G. Wilis Wilbur 2104 m dan pk. G. Ngesong 1888 m.
Masih banyak nama-nama puncak yang lainnya, namun nama gunung-gunung tersebut oleh masyarakat hanya dipanggil sebagai Gunung Wilis dan Gunung Liman saja.

Monumen alam

Gunung Segogor dan Gunung Picis, merupakan nature monument / hutan lindung yang berada di kawasan Pegunungan Wilis. Nature monument ini berupa tanaman dan juga hewan yang langka. Pada dataran tinggi Arga Embag (berada di antara gunung Patuk Banteng dan Arga Kalang) terdapat rawa-rawa dengan tanah yang bergoyang. Tumbuhan berupa rumput sangat subur. Di tempat ini terdapat spesies hewan kijang bertandung panjang.

Air terjun

Sabtu, 09 Agustus 2014

Sejarah Kelud

Sejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul Kelud

Gunung kelud yang berada di Kediri Jawa Timur ini terakhir meletus pada tahun 2007 lalu. dan sekarang Gunung kelud ini menjadi bahan pembicara’an mengenai Sejarah Gunung Kelud.
Sejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul KeludSejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul Kelud
Cerita Rakyat Kediri Bagi warga Jawa Timur, Gunung Kelud mempunyai legenda panjang. Menurut Sejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul Kelud bukan berasal dari gundukan tanah meninggi secara alami, seperti Gunung Tangkuban Perahu di Bandung, Jawa Barat. asal usul Gunung Kelud terbentuk dari sebuah pengkhianatan cinta seorang putri bernama Dewi Kilisuci terhadap dua raja sakti bernama Mahesa Suro dan Lembu Suro.
Sumber informasi tentang Sejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul Kelud
Informasi dari berbagai sumber, kala itu, dikisahkan Dewi Kilisuci anak putri Jenggolo Manik yang terkenal akan kecantikannya dilamar dua orang raja. Namun yang melamar bukan dari bangsa manusia, karena yang satu berkepala lembu bernama Raja Lembu Suro dan satunya lagu berkepala kerbau bernama Mahesa Suro.
Sejarah gunung kelud di lanjutkan dengan adanya sayembara yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia biasa kepada mereka berdua, oleh Dewi Kilisuci sendiri yang bertujuan untuk menolak lamaran tersebut, yaitu membuat dua sumur di atas puncak Gunung Kelud, yang satu harus berbau amis dan yang satunya harus berbau wangi dan harus selesai dalam satu malam atau sampai ayam berkokok.
Akhirnya dengan kesaktian Mahesa Suro dan Lembu Suro, sayembara tersebut disanggupi. Setelah berkerja semalaman di atas Gunung Kelud, kedua-duanya menang dalam sayembara. Tetapi Dewi Kilisuci masih belum mau diperistri. Kemudian Dewi Kilisuci mengajukan satu permintaan lagi. Yakni kedua raja tersebut harus membuktikan dahulu bahwa kedua sumur tersebut benar benar berbau wangi dan amis dengan cara mereka berdua harus masuk ke dalam sumur.
Akhir dari kisah Sejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul Kelud
Karena mereka berdua terpedaya dengan rayuan sang Dewi, keduanya pun masuk ke dalam sumur yang sangat dalam tersebut. Begitu mereka sudah berada di dalam sumur, lalu Dewi Kilisuci memerintahkan prajurit Jenggala untuk menimbun keduanya dengan batu. Maka matilah Mahesa Suro dan Lembu Suro di Sumur dari hasil buatannya itu sendiri di atas Gunung Kelud. Tetapi sebelum mati Lembu Suro sempat bersumpah dengan mengatakan (dalam bahasa jawa) “Yoh, wong Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping kaping yoiku. Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung bakal dadi Kedung”. yang artinya (Ya, orang Kediri besok akan mendapatkan balasanku yang sangat besar. Kediri bakal jadi sungai, Blitar akan jadi daratan dan Tulungagung menjadi danau. Dari Sejarah Gunung Kelud | Legenda Asal-Usul Kelud  ini akhirnya masyarakat lereng Gunung Kelud melakukan sesaji sebagai tolak balak supah itu yang disebut Larung Sesaji. Acara ini digelar setahun sekali pada tanggal 23 bulan sura oleh masyarakat Sugih Waras. Tapi khusus pelaksanaan tahun 2006 sengaja digebyarkan oleh Bupati Kediri untuk meningkatkan pamor wisata daerahnya. Pelaksanaan acara ritual ini juga menjadi wahana promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan untuk datang ke kota Kediri, anda juga bisa mengkolaborasi dengan Paket Wisata Bromo 2 hari 1 malam  untuk melengkapi wisata anda di jawa timur.

Manfaat Letusan

Letusan Kelud Tak Pengaruhi Status Vulkanik Merapi

"Status gunung Merapi tetap pada status normal aktif atau level IV."


Gunung Kelud meletus
Gunung Kelud meletus (ANTV)
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta, Subandriyo, mengatakan dentuman yang terjadi saat erupsi Gunung Kelud berlangsung juga terekam pada seismogram yang ada di Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta mencatat getaran tremor berkali-kali.

"Suara dentuman letusan Kelud membuat akustik bagai dentuman melalui gelombang udara," katanya.

Dijelaskannya, seismogram itu mencatat getaran dari seismometer di stasiun Deles, Klaten dan stasiun Plawangan, Sleman serta stasiun Pusunglondon, Boyolali. 

Meski demikian, adanya getaran dipastikan tidak akan mempengaruhi aktivitas vulkanik di Gunung Merapi. Rekaman di seismograf adalah akibat dari letusan Gunung Kelud. Untuk Merapi, masih landai dan statusnya masih normal. Sedangkan Kelud sudah berstatus awas (level IV).

"Status Gunung Merapi tetap pada status normal aktif atau level IV," ujarnya.

Pantauan VIVAnews, tak hanya suara yang menggelegar yang didengar oleh warga di Yogyakarta saat gunung di Kediri, Jawa Timur, itu meletus. Namun, hujan abu juga dirasakan oleh warga di Yogyakarta dan sekitarnya. 

Bahkan, bagi warga yang berada di selatan Yogyakarta seperti Kabupaten Bantul hujan abu justru lebih tebal dan pekat dibandingkan saat hujan abu ketika erupsi Merapi 2010 yang lalu.

Langit di wilayah Yogyakarta tampak gelap dan berwarna putih kecoklatan pertanda hujan abu vulkanik akibat letusan Gunung Berapi Kelud masih berlangsung di wilayah Yogyakarta.

Genting rumah warga tampak berwarna putih-kecoklatan dan juga berbagai tumbuhan dipenuhi dengan abu vulkanik yang terus berjatuhan. Warga yang beraktivitas keluar rumah juga harus menggunakan masker jika tidak ingin menghirup abu vulkanik yang jatuh berterbangan dari langit.

"Saya hanya keluar mencari lauk-pauk untuk makan pagi saja, baju, helm dan kaca mata saya sudah banyak abu yang menempel," kata Juminem warga Dusun Gunungan, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DIY, Jumat 14 Februari 2014

Jika keluar rumah tidak menggunakan masker atau menggunakan pelindung kepala seperti topi atau helm maka seluruh rambut dan muka ataupun baju yang dipakai sudah sangat kotor dengan abu vulkanik.

"Mata saya juga terasa perih meski sudah memakai kacamata," paparnya

Juminem mengaku hujan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud ini jauh lebih tebal dibandingkan dengan hujan abu vulkanik saat erupsi Merapi berlangsung. "Hujan abu vulkanik ini cukup tebal dan mengganggu sekali ketika sedang melakukan aktivitas di luar rumah." (one)

Erupsi Kelud

Sejarah Erupsi Gunung Kelud

Letusan Gunung Kelud selama 100 tahun terakhir cenderung berupa letusan besar dan berlangsung sebentar, kecuali letusan pada 2007.

kelud,erupsi,gunung keludFisik Gunung Kelud pada tahun 2011. Gunung ini kembali meletus pada Kamis (13/2), debunya menutupi Kota Yogyakarta dan beberapa kota lain di sekitarnya. Dampak letusan kali ini lebih besar daripada erupsi tahun 1990. (Reynold Sumayku/NGI)
Letusan Gunung Kelud selama 100 tahun terakhir cenderung berupa letusan besar dan berlangsung sebentar, kecuali letusan pada 2007, demikian pendapat Surono, seorang ahli gunung berapi yang juga Kepala Pusat Badan Geologi.
"Biasanya letusan Kelud paling lama dua hari, tetapi material yang dilontarkan lebih dari 100 juta meter kubik," kata Surono, ahli gunung berapi, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Jumat (14/02) siang.
Menurutnya, letusan Gunung Kelud pada Kamis (13/02) malam, yang telah melemparkan materialnya hingga ketinggian 17 kilometer, merupakan ciri khas letusan Kelud selama 100 tahun terakhir.
"Artinya, letusan Kelud kembali eksplosif seperti ciri khas dia selama 100 tahun, kecuali tahun 2007," kata Surono.
Ledakan pada 2007, menurutnya, tidak bersifat eksplosif dan cuma membentuk kubah lava di dalam danau kawahnya.
Dia mengatakan, kubah lava itulah yang kemudian dimuntahkan pada ledakan pada Kamis malam.
Berikut sejarah ledakan gunung Kelud semenjak awal 1901 hingga 2007 lalu, seperti disarikan dari wawancara dengan Surono:
Letusan 1901
Letusan terjadi tengah malam, 22-23 Mei 1901, selama sekitar dua jam dan meningkat pada pukul tiga pagi. Awan panas menyerang wilayah Kediri. Bunyi letusan terdengar sampai Pekalongan, sementara hujan abu menyampai Sukabumi dan Bogor. Korban jiwa dilaporkan cukup banyak, tetapi angka pasti tidak tercatat.
Letusan 1919
Sedikitnya 5160 orang menjadi korban jiwa akibat letusan gunung Kelud pada tengah malam, 20 Mei 1919 yang disebut terbesar dalam abad 20. Letusan ini snagat keras sehingga dentumannya terdengar sampai Kalimantan. Hujan batu cukup lebat dan sebgaian atap rumah hancur, dan hujan abu mencapai Bali. Kota Blitar dilaporkan mengalami kehancuran akibat letusan ini.
Ledakan 1951
Letusan terjadi pada pukul 06.15 pagi pada 31 Agustus 1951 yang menyebabkan tujuh orang tewas dan meulai 157 orang. Setidaknya terdengar empat dentuman keras akibat letusan ini. Hujan batu yang sebagian sebesar buah mangga menerpa sebagian wilayah Margomulyo. Hujan abu terjadi selama sekitar satu jam dan mencapai kota Bandung, Jabar.
Ledakan 1966
Terjadi pada 26 April 1966 pukul 20.15 WIB, letusan ini diwarnai luapan lahar di sejumlah sungai di sekitarnya. Sedikitnya 210 orang tewas akibat letusan ini.
Ledakan 1990
Letusan terjadi secara beruntun pada 10 Februari 1990. Letusan yang terjadi belakangan lebih besar. Letusan utama disertai awan panas sejauh 5km dari kawah. Daerah yang rusak tidak terlalu luas, namun sebaran abu jauh lebih luas dan diperkirakan mencapai luasan 1700km persegi. Sekitar 500 rumah rusak akibat tertimpa hujan abu. Korban jiwa sekitar 32 orang.
Ledakan 2007
Kali ini letusan gunung Kelud tidak eksplosif seperti sebelumnya, melainkan kemunculan kubah lava yang besar di kawah Kelud. Kubah itu terus tumbuh sejak 5 November 2007 hingga berukuran selebar 100meter. Akibat aktivitas tinggi tersebut terjadi gejala unik dalam sejarah Kelud dengan munculnya asap tebal putih dari tengah danau kawah diikuti dengan kubah lava dari tengah-tengah danau kawah sejak tanggal 5 November 2007 dan terus "tumbuh" hingga berukuran selebar 100 m.

Wisata Kelud

Gunung kelud Blitar-Kediri Jatim

Gunung Kelud merupakan salah satu gunung vulkanik aktif tidak berbahaya yang terletak di Jawa Timur dengan ketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut. Gunung Kelud memiliki 4 puncak yaitu Puncak Kelud, Puncak Gajah Mungkur, Puncak Sumbing, dan Puncak Gedang.
Setelah hujan reda, kami segera keluar mobil dan berjalan menuju kawah Gunung Kelud yang sekarang terbentuk kubah lava baru. Untuk menuju ke mulut kawah Gunung Kelud kami diharuskan melewati terowongan tua yang lumayan panjang tanpa alat penerangan. Memasuki terowongan tua suasana sepi dan tidak ada penerangan di dalamnya. Kami pun berjalan pelan-pelan dan hati-hati. Di dalam terowongan yang berukuran satu mobil ini, angin berhembus cukup keras dari seberang.
Terowongan Ganesha dibuat untuk menembus Puncak Gajah Mungkur Gunung Kelud sepanjang hampir 200 m yang dibangun untuk menuju ke mulut kawah. Konon dibangun pada tahun 1940 oleh Jepang, namun ada yang mengatakan baru dibangun pada tahun 1951.
Add caption
Setelah melewati terowongan, kami masih diharuskan berjalan melewati tangga menurun sejauh 200 meter untuk menuju sebuah tempat untuk memandang jauh terbentuknya kubah lava baru tersebut . Pengunjung dilarang mendekati dinding kubah lava baru, sehingga pengunjung hanya diperbolehkan berada pada jarak 500 meter dari dinding kubah lava baru. Walaupun cukup mengecewakan, hal ini dilakukan demi keselamatan pengunjung.
Kubah lava baru yang terbentuk memenuhi semua area danau kawah sehingga air yang berwarna hijau dari danau kawah sudah hilang. Saat ini kubah lava memiliki ketinggian sekitar 200 meter dan berdiameter 120 meter.
Akhirnya saya mengambil beberapa foto dan menikmati pesona alam yang unik ini. Sambil sesekali kami memakan bekal karena hawa dingin membuat perut kami lapar. Kebetulan ada seorang pemandu yang sedang menjelaskan kepada rombongan wisatawan. Kamipun mendengarkan penjelasan dari sang pemandu mengenai sejarah Gunung Kelud.
Gunung Kelud menurut legendanya terbentuk dari sebuah pengkhianatan cinta seorang putri bernama Dewi Kilisuci terhadap dua raja sakti Mahesa Suro dan Lembu Suro. Dengan kesaktian Mahesa Suro dan Lembu Suro, sayembara yang diadakan Dewi Kilisuci disanggupi. Setelah berkerja semalaman, kedua-duanya menang dalam sayembara.  Permintaan terakhir Dewi Kilisuci akhirnya mampu menjebak  keduanya di dalam sumur dan matilah Mahesa Sura dan Lembu Sura. Tetapi sebelum mati Lembu Suro sempat bersumpah dengan mengatakan “Ya, orang Kediri besok akan mendapatkan balasanku yang sangat besar. Kediri bakal jadi sungai, Blitar akan jadi daratan dan Tulungagung menjadi danau. Dari legenda ini akhirnya masyarakat lereng Gunung kelud melakukan sesaji sebagai tolak balak supah itu yang disebut Larung Sesaji. Acara ini digelar setahun sekali pada tanggal 23 bulan sura oleh masyakat Sugih Waras (sumber: pemandu wisata)
Setelah cukup melihat kubah lava baru, kami berjalan meninggalkan arena tersebut menuju sumber air panas yang terletak di sisi berlainan dari area kubah lava. Berada sejauh 400 meter dari lokasi parkir. Sumber air panas tersebut baru mulai dikembangkan setelah danau kawah hilang tak berbekas.
Sebagian besar fasilitas di dekat sumber air panas masih dalam tahap pengerjaan. Sebelumnya tempat ini belum sepenuhnya dibuka sebagai tujuan wisata. Pengunjung diperbolehkan mendekat ke sumber air panas namun disarankan agar berhati-hati dalam melangkah. Akhirnya wisata ditempat ini berakhir dan kembali menaiki tangga sejauh 400 meter untuk menuju ke area parkir.

Jumat, 08 Agustus 2014

Wayang kulit

Pagelaran wayang kulit oleh dalang terkemuka di Indonesia, Ki Manteb Sudharsono.
Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata 'Ma Hyang' yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna 'bayangan', hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang (lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.
Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji.
Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ). Wayang kulit lebih populer di Jawa bagian tengah dan timur, sedangkan wayang golek lebih sering dimainkan di Jawa Barat.

Pembuatan

Wayang kulit dibuat dari bahan kulit kerbau yang sudah diproses menjadi kulit lembaran, perbuah wayang membutuhkan sekitar ukuran 50 x 30 cm kulit lembaran yang kemudian dipahat dengan peralatan yang digunakan adalah besi berujung runcing berbahan dari baja yang berkualitas baik. Besi baja ini dibuat terlebih dahulu dalam berbagai bentuk dan ukuran, ada yang runcing, pipih, kecil, besar dan bentuk lainnya yang masing-masing mempunyai fungsinya berbeda-beda.
Namun pada dasarnya, untuk menata atau membuat berbagai bentuk lubang ukiran yang sengaja dibuat hingga berlubang. Selanjutnya dilakukan pemasangan bagian-bagian tubuh seperti tangan, pada tangan ada dua sambungan, lengan bagian atas dan siku, cara menyambungnya dengan sekrup kecil yang terbuat dari tanduk kerbau atau sapi. Tangkai yang fungsinya untuk menggerak bagian lengan yang berwarna kehitaman juga terbuat berasal dari bahan tanduk kerbau dan warna keemasannya umumnya dengan menggunakan prada yaitu kertas warna emas yang ditempel atau bisa juga dengan dibron, dicat dengan bubuk yang dicairkan. Wayang yang menggunakan prada, hasilnya jauh lebih baik, warnanya bisa tahan lebih lama dibandingkan dengan yang bront.

Jenis-jenis Wayang Kulit Berdasar Daerah

Wayang kulit dilihat pada sisi bayangannya.

Dalang Wayang Kulit

Dalang-dalang wayang kulit yang mencapai puncak kejayaan dan melegenda antara lain almarhum Ki Tristuti Rachmadi (Solo), almarhum Ki Narto Sabdo (Semarang, gaya Solo), almarhum Ki Surono (Banjarnegara, gaya Banyumas), Ki Timbul Hadi Prayitno (Yogya), almarhum Ki Hadi Sugito (Kulonprogo, Jogjakarta),Ki Soeparman (gaya Yogya), Ki Anom Suroto (gaya Solo), Ki Manteb Sudarsono (gaya Solo), Ki Enthus Susmono, Ki Agus Wiranto, almarhum Ki Suleman (gaya Jawa Timur). Sedangkan Pesinden yang legendaris adalah almarhumah Nyi Tjondrolukito.

Dalang adalah bagian terpenting dalam pertunjukan wayang kulit (wayang purwa). Dalam terminologi bahasa jawa, dalang (halang) berasal dari akronim ngudhal Piwulang. Ngudhal artinya membongkar atau menyebar luaskan dan piwulang artinya ajaran, pendidikan, ilmu, informasi. Jadi keberadaan dalang dalam pertunjukan wayang kulit bukan saja pada aspek tontonan (hiburan) semata, tetapi juga tuntunan. Oleh karena itu, disamping menguasai teknik pedalangan sebagai aspek hiburan, dalang haruslah seorang yang berpengetahuan luas dan mampu memberikan pengaruh.

Sabtu, 02 Agustus 2014


Gurihnya Sate Bekicot Kediri

 Kediri - Bagi sebagian orang, bekicot merupakan binatang menjijikkan. Selain bertempat di kebun dan persawahan yang kotor, binatang bercangkang ini tak berhenti mengeluarkan lendir dari tubuhnya. Bahkan, petani kerap memburu bekicot karena dianggap sebagai hama perusak tanaman. Namun siapa sangka, di balik segala keburukannya, bekicot menyimpan keuntungan bagi manusia.

Melalui teknik pengolahan tertentu, daging bekicot yang berlendir dapat berubah menjadi aneka sajian kuliner nan lezat dan bergizi. Satu olahan yang terkenal adalah sate bekicot. Sajian khas yang menjadi menu utama warung dan rumah makan di Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Entah siapa yang mempelopori. Kini sepanjang jalanan menuju tempat wisata alam Ubalan penuh warung makanan bekicot. Ada keripik bekicot dan sayur santan bekicot sebagai pilihan menu. Untuk sate bekicot, para pemilik warung bersepakat menamainya dengan istilah Sate 02. "Angka 02 adalah simbol bekicot dalam dunia judi togel," kata Wayan, seorang pemilik warung makan bekicot.

Karena itu janganlah Anda kaget kala memasuki warung dan menemukan aneka menu dengan tambahan 02 pada daftar makanan. Sudah pasti berbahan dasar bekicot.

Untuk rasa, Anda tidak bakal terlalu menemukan tekstur daging bekicot. Karena semua sajian menyesuaikan jenis olahan yang dibuat. Gurih serta kriuk untuk keripik bekicot, dan kenyal gurih di sate 02. Kata Wayan, teknik memasak bekicot cukup panjang. Bekicot yang didapat dari pengepul langsung dipisahkan dari cangkangnya dengan cara dikepruk. "Selanjutnya daging dicuci sampai bersih sebelum memotong menjadi dua hingga tiga bagian," ujarnya.

Potongan daging kemudian dimasukkan ke dalam racikan bumbu: bawang putih, merica, kecap, dan cuka. Proses perendaman ini dilakukan cukup lama agar bumbu bisa meresap ke dalam daging. Kala merendam bekicot dalam bumbu, pembuatan sambal kacang bisa dilakukan bersamaan. "Seperti saus sate lain, isinya kacang tanah, bawang putih, garam, daun jeruk purut, dan cabai rawit."

Satu porsi sate bekicot berisi 50 tusuk. Tiap tusuk sate terdiri dari tiga potong daging bekicot kecil-kecil. Karena ukurannya yang mini, panjang tusuknya pun hanya setengah tusuk sate ayam atau kambing, membuat satu tusuk sate bekicot akan tandas dalam sekali gigit. "Satu porsi biasanya cukup untuk dua orang dewasa, dengan harga Rp 15 ribu," kata Wayan.

Di Ubalan, banyak warung penjaja bekicot. Namun, tak satu pun yang tampak lengang. Bahkan, pada hari libur warung tempat Wayan bekerja bisa menghabiskan 50 kilogram bekicot. "Proteinnya sangat tinggi dan rasanya enak," kata Weni, penggemar sate bekicot.

Bahkan, Weni rela menempuh jarak 35 kilometer dari rumahnya. Selain karena tergoda cita rasa bekicot, lokasi warung di area perkebunan dan tempat wisata alam mendongkrak selera makannya. Berburu kuliner lainnya di sini.

MEMBUAT SATE BEKICOT

Sate Dan keripik bekicot dewasa ini kian digemari masyarakat karena rasanya yang empuk dan lezat. Bagi sebagian orang memakan bekicot adalah hal yang menjijikkan. Hal ini dikarenakan ketidak tahuan mereka dalam hal pengolahan. Untuk mendapatkan rasa sate dan keripik bekicot yang enak dan tidak beracun, sebelum dimasak daging bekicot harus melalui beberapa tahap pengolahan, antara lain :
1. Pemberakan atau pembersihan kotoran.
Bekicot yang masih hidup dimasukkan ke dalam bak penampung selama 2 hari, tanpa diberi pakan apapun.Lakukan penyiraman setiap sore. Pemberakan ini bertujuan untuk memacu pengeluaran kotoran dan lendir serta menghilangkan bau apek.

2. Perendaman.
Sesudah dilakukan pemberakan, bekicot direndam dalam air garam yang diberi sedikit cuka. Perendaman berlangsung sekitar 5-10 menit sambil diaduk atau dikopyok, lantas airnya dibuang. Perendaman ini dilakukan 3-4 kali hingga air rendaman menjadi jernih.

3. Perebusan awal.
Bekicot yang telah direndam dimasukkan ke dalam air mendidih selama 15 menit sambil dibolak balik, lalu didinginkan.
4. Pemisahan.
Bekicot yang telah direbus awal itu harus dipisahkan antara cangkang, kotoran, telur dan dagingnya. Caranya ialah dengan mencungkil daging bekicot tersebut dari cangkangnya dengan alat pencungkil. Setelah daging, telur dan kotoran bekicot keluar dari cangkangnya kemudian dipisah-pisahkan. Telur bekicot dapat langsung dicuci bersih, digoreng dan dimakan. Sedangkan dagingnya masih perlu pengolahan selanjutnya.
5. Pencucian.
Daging bekicot yang telah terpisah dari cangkang, lantas dicuci bersih. Lebih baik jika pencucian ini dilakukan dengan air yang mengalir.
6. Perendaman.
Daging yang telah dicuci bersih, direndam dengan air cuka selama 15 menit.
7. Perebusan akhir.
Daging bekicot yang telah direndam itu direbus lagi selama 15 menit. Sesudah direbus, dicuci sekali lagi sampai bersih dan diiris-iris menurut selera kita. Inilah daging bekicot yang telah siap dimasak.
Membuat Kripik dan Sate Bekicot
Barangkali Anda ingin membuat sendiri keripik bekicot dan sate bekicot? Ikuti pedoman praktis berikut ini.
Keripik Bekicot
Bahan:
250 gr daging bekicot (dari 1,5 kg bekicot segar)
250 cc minyak goring
Bumbu:
2 butir bawang putih 3 butir kemiri
1/2 sendok teh ketumbar 1/2 rimpang jahe
1 lembar daun jeruk purut 1 mata asam garam dan penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat:
Daging bekicot yang telah siap olah diiris tipis-tipis. Lalu irisan tersebut dicampur dengan bumbu yang telah dihaluskan. Diamkan beberapa saat agar bumbu meresap. Jemur di bawah sinar matahari langsung (usahakan sekali jemur sudah kering). Goreng sampai kering.
Sate Bekicot
Sate bekicot sudah cukup beken. Setiap warung bekicot atau warung “nol dua” hampir pasti ada sate bekicotnya. Jika Anda ingin membuat sendiri sate bekicot, silakan mengikuti resep ini.
Bahan:
500 gram daging bekicot (dari 3 kg bekicot segar)
25 bilah tusuk sate
Bumbu:
1/4 kg kacang tanah 5 sendok makan minyak goreng 5 sendok makan kecap
5 butir bawang merah 5 butir merica 3 butir bawang putih
3 lembar daun jeruk purut 2 buah jeruk nipis 1/4 sendok teh penyedap rasa
Cabe rawit, cuka, garam sesuai selera
Cara Membuat:
1. Daging bekicot yang telah siap olah diiris menjadi dua bagian, tusuk dengan tusukan sate.
2. Masukkan ke dalam bumbu yang telah dihaluskan (bawang putih, merica campur kecap dan cuka),
3. Diamkan sementara waktu agar bumbunya meresap.
4. Buat bumbu kacang: goreng kacang tanah dan tumbuk hingga halus. Campur dengan bawang putih, garam, daun jeruk purut, cabe rawit dan penyedap rasa yang telah dihaluskan. Beri air sedikit lalu rebus hingga berminyak dan diberi sedikit kecap.
5. Panggang daging bekicot sampai matang, lalu disiram bumbu kacang, taburi bawang merah mentah dan irisan jeruk nipis.
Selamat menikmati!!!!

TAHU TAKWA KEDIRI

tahuKalau anda berkunjung ke kota Kediri, jangan lupa sempatkan diri untuk membeli oleh-oleh khas Kediri, Tahu Takwa. Tahu berwarna kuning cerah ini sepintas sangat mirip dengan tahu di pasaran pada umumnya. Tak ada yang beda sama sekali. Tapi jika anda sudah mendekat dan mencium baunya, anda akan langsung tau apa bedanya. Apalagi kalau sudah mencicipinya.
Tahu yang pertama kali dikenalkan oleh pengusaha asal Cina bernama Bah Kacung  ini merupakan oleh-oleh khas Kediri sejak tahun 1912. Nama ‘takwa’ sendiri berasal dari bahasa Mandarin yang berarti ‘aroma’. Memang sangat sesuai dengan namanya, anda bisa membedakan mana tahu takwa yang asli dan mana tahu biasa dari aromanya. Aromanya gurih dan sangat menggoda bahkan sebelum dirasakan di lidah.
Tahu ini memiliki tekstur yang kenyal dan lembut saat dimakan. Berbentuk kotak seperti tahu kebanyakan, rasanya gurih dan tidak ada rasa masam sama sekali. Ini dia yang membuat tahu takwa berbeda dengan tahu lainnya. saat digoreng, kulit luarnya crispy, tapi bagian dalamnya tetap lembut.
Warna kuning cerahnya menggunakan pewarna makanan alami yaitu kunyit. Jadi sangat aman untuk dikonsumsi. Pembuatannya juga sedikit berbeda dengan tahu lainnya. tahu takwa ini setelah sudah menjadi tahu putih, baru direbus dengan kunyit dan garam. Jadi walaupun belum digoreng, tahu takwa bisa langsung dikonsumsi karena saat perebusannya membuat tahu ini matang.
Harganya tidak sebanding dengan rasanya yang spesial. Anda hanya merogoh kocek Rp. 2000,- rupiah saja untuk satu biji tahu takwa. Biasanya tahu takwa dikemas dalam anyaman bambu atau yang disebut dengan ‘besek’.

LEGENDA TAHU BAH KACUNG KEDIRI

LEGENDA TAHU KEDIRI "BAH KACUNG" (PELOPOR INDUSTRI TAHU PERTAMA DI KEDIRI SEJAK TAHUN 1912)

October 26, 2011 at 8:34am
Meski tahu bukan merupakan panganan asli Indonesia tapi, siapa yang tidak mengenal tahu. Tahu identik dengan tempe, jika menyebut tempe pasti tak lengkap jika tidak menyebut tahu. Tempe dan tahu, dikenal dan populer dikalangan rakyat. Dari kalangan bawah hingga tinggi, apalagi jika mengetahui bagaimana tingginya kandungan protein pada keduanya.

Baik tahu ataupun tempe, dapat dijadikan lauk juga hanya sekedar makanan ringan. Dibuat kripik, dipadu dengan bakso, digoreng dikudap dengan cabe dan sebagainya.

Tempe memiliki beberapa jenis, tempe oncom, tempe dari bungkil kacang tanah, tempe menjes yang berasal dari ampas tahu, tempe mendoan. Namun yang paling dikenal tentunya tempe dari kedelai.

Begitupun dengan tahu juga memiliki banyak jenis, seperti tahu sumedang, tahu cina, tahu plempung, tahu takwa, tahu pong, dan sederet jenis tahu lain. Jenis tahu tergantung pada campuran, cara pembuatan, dan hasil akhirnya. Paling terkenal tentu saja tahu sumedang dan tahu takwa.

Takwa juga berarti tahu. Tahu makanan berprotein tinggi dari Cina, yang dibuat dari kedelai. Konon, kata tahu berasal dari bahasa Cina: tao-hu, teu-hu, atau tokwa. Tao atau teu berarti kacang (kedelai). Hu dan kwa berarti lumat.


Pelopor dan Legenda di Kediri

Pelopor industri tahu Kediri adalah Lauw Soen Hoek atau hingga kini lebih dikenal sebagai Bah Kacung. Ia mulai merintis usaha tahu sejak 1912. Saat ini usahanya telah diteruskan oleh cucunya Herman Budiono setelah putranya Yosef Seger Budisantoso (Lauw Sing Hian) meninggal bulan Mei 2008 lalu.

Sejak dahulu sejak pagi buta toko Bah Kacung telah melakukan aktivitasnya. Toko ini telah buka untuk melayani pembelinya sejak jam 6 pagi hingga jam 8 malam. Sebagai penerus generasi ke-3 Herman tetap berusaha menjaga tradisi yang telah ditetapkan oleh kakeknya itu.

Menjaga kualitas dan rasa dari tahu dan takwa Bah Kacung. “Tahu kami memang sedikit mahal dari tahu Kediri yang lain di jalan Patimura (dulu: Pejagalan Lor) karena kami memang menjaga mutu dan rasa, tahu Bah Kacung sama seperti dulu,” kata Herman.

Salah satu cara untuk menjaga “citra” tahu Bah Kacung adalah masih tetap mempertahankan cara tradisional dalam membuat tahu Bah Kacung. Peralatannya masih dibuat dari kayu dan batu, serta dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia. Bahkan, pembakarannya masih menggunakan kayu. “Dengan menggunakan gilingan ini rasa tahu lebih gurih karena bubur kedelai tidak lumat terlalu halus seperti hasil jika digiling dengan mesin. Bahkan ampas tahunya masih terasa gurih,” jelas Herman.

Sementara itu, industri tahu Kediri lain sudah lebih maju. Mereka berproduksi dengan peralatan dan kemasan moderen berbahan pengawet, sehingga bisa mengirim tahu ke luar Kediri. Tak heran jika kapasitas produksi Bah Kacung pun terbatas. Malah, sampai sekarang mereka tidak membuka cabang atau menitipkan tahunya ke agen manapun.
Hingga saat ini meski Bah Kacung telah meninggal tahun 1963, namun tahu Bah Kacung masih bisa kita nikmati dan membeli di tokonya yang terletak di Jalan Trunojoyo pecinan kota lama Kediri. Tahu produksi Bah Kacung memang telah menjadi legenda Kediri.


Proses Pembuatan

Saat ini tahu olahan Bah Kacung menggunakan kedelai lokal karena lebih baru dan gurih kata Herman. Kedelai itu dipisahkan dulu kulit arinya. Tujuannya supaya tahu tidak cepat masam. Agar lebih mudah mengupas, kedelai direndam dulu selama enam jam. Setelah kulit arinya dapat terlepas, kemudian digiling menjadi adonan bubur halus. Penggilingnya berupa dua roda batu yang ditumpuk sehingga as rodanya bersatu, dan diberi tangkai kayu untuk memutar. Kedelai yang digiling akan berubah menjadi bubur encer kedelai putih.

Selanjutnya, bubur encer putih ini dimasak dalam bak dan tungku semen dengan bahan bakar kayu. Mereka tidak menggunakan gas atau minyak tanah. Konon, memasak dengan kayu membuat tahu menjadi matang merata atau lebih tanak. Apinya juga tak boleh terlalu besar dan juga tidak boleh mati. Jadi, seluruh bagian cairan kedelai bisa matang dengan sempurna.

Lalu setelah matang disaring dengan kain hingga terpisah dengan ampasnya (ampas ini biasanya ada yang membeli untuk diolah menjadi tempe menjes).

Cairan ini harus diaduk perlahan dengan takaran tertentu dicampuri cuka. Setelah menggumpal, barulah adonan lumat ini dituang dalam cetakan. Usai diratakan dan ditekan supaya padat, gumpalan tadi dipres dengan alat dari kayu. Supaya tahunya sama sekali tidak berair, alat pres tadi diberi empat gandulan besi. Masing-masing beratnya 20 kg. Setelah dipres dengan besi selama seperempat jam, tahu dipotong dan siap dijual.

Sebagian tahu dibikin takwa. Tahu putih itu harus dimasak dalam campuran air dan tumbukan kunyit, serta sedikit garam. Itu sebabnya, rasa takwa gurih dan sedikit asin. Warnanya juga kuning dan baunya lebih harum ketimbang tahu biasa. Takwa juga enak dimakan begitu saja, tanpa dimasak terlebih dulu.

Dalam satu hari Herman dapat menghasilkan 200 potong tahu dari 20 kilogram biji kedelai. Memang sangat sedikit karena tidak menjual melalui agen hanya cukup di tokonya saja. Selain itu cara pengolahan juga mempengaruhi dari kuantitas tahu.

“Jika menggunakan gilingan mesin dapat dihasilkan lebih 200 potong tahu dari 20 kilogram kedelai. Tapi menurut ayah saya rasa tahu akan berbeda dari yang biasa kami buat. Karena menggunakan gilingan bubur kedelai akan sangat halus. Bahkan ampasnya sangat sedikit,” menurut Herman.

Tapi jika pada waktu-waktu tertentu kami akan menambah produksi. Seperti waktu liburan atau hari perayaan. Pembelinya tentu saja tidak hanya dari kota Kediri saja tapi juga luar kota, pelanggan dari zaman Bah Kacung. Tahu dan takwa hasil produksinya memang terkenal berkadar air rendah dan tidak cepat basi.

Saat pembeli memesan tahu tersebut akan dikemas dan diberi label. Bertuliskan, “Perusahaan Tahu dan Takwa Bah Kacung (Cakrawijaya). Terkenal Sejak 1912. Kami tidak membuka cabang/agen di mana pun. Hanya di jalan Trunojoyo 59 – Kediri.”


Tetap Menjaga Mutu

Herman Budiono sebagai penerus atau generasi ke-3 dari tahu Bah Kacung ternyata baru saja menerima alih generasi. Karena meninggalnya Yosef Seger Budisantoso (Lauw Sing Hian) beberapa bulan yang lalu.

Saat ditanya bagaimana rencana selanjutnya untuk mengembangkan usaha dari leluhurnya, dia belum dapat memastikan. “Yang terpenting saya harus dapat tetap mempertahankan citra tahu Bah Kacung. Tahu sebagai makanan yang sehat dan bergizi. Tetap melakukannya dengan jujur dan benar. Misalnya tidak menambahkan bahan-bahan yang dapat berbahaya bagi kesehatan. Ini pesan dari turun temurun,” ungkap Herman.

Namun tidak menutup kemungkinan baginya jika dapat memperbesar usahanya dengan tetap pada prinsip. Karena tahu Bah kacung tidak mengandung bahan pengawet maka dikhawatirkan akan tidak dapat bertahan lama jika dititipkan pada toko-toko lain apalagi di luar kota.

Tahu terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang asli dari Indonesia, tahu berasal dari Tiongkok. Tahu adalah kata serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) yang secara harfiah berarti kedelai yang difermentasi.
Awalnya jenis tahu hanya satu macam, yaitu tahu putih. Seiring perkembangan kuliner, jenis tahu dan rasanya mengalami banyak perkembangan juga.
tahu Mengenal Jenis Tahu dan Cara Tepat Mengolahnya   sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmuKini, tahu yang dalam bahasa Jepang dikenal dengan nama tofu ini memiliki banyak jenis. Berikut ini aneka tahu dan cara tepat mengolahnya.
-          Tahu Putih
Tahu jenis ini teksturnya padat dengan pori-pori agak besar. Di pasaran dapat dijumpai dalam beragam bentuk dan ukuran. Tahu putih cocok diolah untuk lauk, hidangan berkuah (sup, sayur kuah), aneka tumis, adonan isian dan goring. Selain itu juga cocok dijadikan campuran kud pan seperti kroket, perkedel, nugget dan lain-lain.Tapi ingat karena tahu putih mudah hancur, sebaiknya tambahkan sedikit tepung teigu atau telur saat mengolahnya. Dengan begitu teksturnya akan tetap kokoh. Jangan menyimpan tahu putih terlalu lama. Tahu putih hanya bisa bertahan selama 2 hari. Lebih dari itu akan terjadi perubahan aroma dan tekstur. Pengukusan dan penyimpanan dalam almari pendingin hanya mengawetkan 1 hari.
-          Tahu Kuning
Tahu ini dikenal dengan nama tahu takwa atau tahu Kediri, karena sentra pembuatan tahu ini banyak dijumpai di Kediri. Teksturnya sangat padat, kenyal, berpori halus dan lembut. Karena lebih padat daripada tahu putih, tahu ini tidak mudah hancur. Anda pun lebih mudah mengolahnya. Tahu kuning bisa dimanfaatkan untuk tumisan, isi sup atau digoreng. Kalau digoreng, bagian luar kering renyah, namun tetap lembut di bagian dalamnya. Tahu kuning Kediri berbenttuk kotak segi empat dan agak pipih. Warna kuningnya menggunakan pewarna alami yang berasal dari kunyit. Prosenya, tahu dibentuk dahulu baru kemudian direbus dalam larutan kunyit dan garam. Sehingga tapa diolah pun tahu sudah bisa dimakan, karena perebusan membuat tahu matang. Selain itu larutan kunyit dan garam membuat rasanya gurih dan tidak masam.
-          Tahu Pong
Teksturnya padat dengan pori-pori besar. Ciri khasnya ketika digoreng kering, maka bagian dalamnya akan membentuk rongga, kulitnya akan kecokelatan dan renyah. Tahu pong lebih umum disajikan untuk camilan dan campuran masakan berkuah
-          Tahu Susu
Tahu susu diperoleh dari proses curding (menggumpalkan) susu dengan rennet atau asam, seperti lemon juice atau cuka, kemudian menghilangkan bagian cairnya. Nah, bagian susu yang telah menggumpal tersebut kemudian dipadatkan hingga membentuk batangan tahu. Tampilan tahu susu mirip dengan tahu air, tetapi lebih padat dan gurih rasanya. Pembuatan tahu susu adalah salah satu upaya memanfaatkan susu yang kualitasnya rendah. Tahu susu cocok untuk olahan panggang seperti steak, digoreng, untuk campuran isi paid an topping pizza.
-          Tahu Sutera (Tofu)
Disebut tahu sutera karena teksturnya sangat halus. Pada umumnya tofu berwar na putih. Di pasaran dijual dalam keadaan segar dan dikemas dengan plastik kedap udara. Tofu ada yang berbentuk silinder dan segi empat. Tofu yang ditambah dengan telur dikenal dengan nama egg tofu, warnanya lebih kuning. Sedangkan tofu dengan tambahan udang namanya shrimp tofu. Memilih tofu lebih mudah karena dalam kemasannya telah tercantum tanggal kadaluarsanya. Tekstur tofu yang sangat lembut dan rapuh membutuhkan trik khusus saat mengolahnya. Jika anda ingin menggoreng, potonglah dengan pisau tajam sesuai ukuran yang dikehendaki. Lalu lumuri dengan tepung maizena dan goring dalam minyak hingga tofu terendam. Gunakan api sedang saat menggoreng, dan jangan sering membolak-balik agar tidak hancur. Jika anda ingin menambahkan dalam sup atau membuat sup tofu. Masukkan tofu sesaat sebelum sup di angkat dari atas api dan jangan mengaduknya. Simpan tofu dalam lemari es hingga tanggal kadaluarsanya . Jika tofu yang anda beli tidak dalam kemasan kedap udara, maka rendam tofu dengan sedikit air lalu simpan dalam lemari pendingin. Sebelum digunakan jangan lupa meniriskan airnya terlebih dahulu.
-          Tahu Air
Warnanya putih seperti tahu putih, tetapi teksturnya lebih lembut dan lunak karena terbuat dari gumpalan susu kedelai yang dipadatkan. Tahu air cocok diolah untuk sapo, mapo dan beragam sajian berbumbu sechuan. Anda juga bisa memotongnya dalam lalu ukuran kecil (3×3 cm) lalu menggorengnya untuk camilan santai sore hari. Rasanya gurih dan lembut, cocok dicocol dengan sambal atau saus siap saji.
-          Tahu Kulit
Jenis tahu kulit paling popular adalah tahu Sumedang. Kulitnya berwarna kecokelatan dengan rongga bagian dalam yang akan tampak jika tahu digoreng. Tahu Sumedang termasuk tahu siap santap, jadi tak perlu mengolahnya lagi. Cukup menggoreng, dan menyajikan saus sebagai pendampingnya.